TAGARNUANSA

Syarat Terbaru Monetisasi Channel Youtube Semakin Berat? Begini Solusinya!

Syarat Terbaru Monetisasi Channel Youtube Semakin Berat? Begini Solusinya!
Jumat, 04 Mei 2018
Tahun 2018 mungkin merupakan waktu yang cukup berat bagi sebagian orang yang sedang berkecimprung di dunia maya, khususnya bagi mereka yang sedang gencar-gencarnya membangun sebuah channel youtube.
Syarat Terbaru Monetisasi Channel Youtube
Sebenarnya bagi mereka yang sekedar ingin berbagi video di youtube tanpa adanya tujuan monetisasi hal ini bukanlah masalah serius, namun akan menjadi hal serius jika mereka berusaha membangun channel youtube dan memiliki tujuan untuk dapat memonetisasinya, dan tentu hal ini merupakan sebuah tantangan baru yang harus mereka hadapi.

Hal ini berkaitan dengan kebijakan terbaru dari pihak google sebagai pemegang youtube itu sendiri, bahwa saat ini ada beberapa persyaratan yang wajib diikuti oleh seluruh pemilik channel youtube jika ingin memonetisasi akunnya.

Syarat Terbaru Monetisasi Channel Youtube Semakin Berat? Begini Solusinya!

Oke, langsung saja berikut persyaratan yang dilontarkan google di situs resminya yang sekiranya harus dapat terpenuhi hingga channel youtube yang kalian miliki dapat di monetisasi.

"Pada tanggal 16 Januari 2018, kami mengumumkan persyaratan kelayakan baru untuk Program Partner YouTube. Begitu sebuah channel mencapai 4.000 jam waktu tonton dalam 12 bulan terakhir dan memiliki 1.000 subscriber, channel tersebut akan ditinjau untuk mengikuti program ini".
 
"Ini adalah bagian dari upaya kami untuk memperketat persyaratan monetisasi agar spammer, peniru identitas, dan pelaku jahat lainnya tidak dapat merusak ekosistem kita atau memanfaatkan para kreator, sekaligus terus memberikan penghargaan bagi kreator yang telah menyukseskan platform ini".

Nah, jika kita lihat sekilas pengumuman google diatas tentu disana terlihat jelas bahwa channel yang kalian miliki harus sudah mencapai 4000 jam waktu tonton dalam 12 bulan terakhir dan kalian harus memiliki setidaknya 1000 subcriber sampai channel youtube kalian dapat ditinjau untuk mengikuti program monetisasi dari mereka.

Jika saya lihat persyaratan diatas memang cukup adil dan sangat bijak mengingat saat ini sudah ada begitu banyak spammer dan reuploder yang tidak tahu diri dan seenaknya saja menggunakan video orang lain tanpa seizin pemilik.

Dan sekarang mari kita lihat kriteria video yang diizinkan oleh youtube agar dapat diterima dan diizinkan mengikuti program yang mereka jalankan.

Contoh konten yang mungkin memenuhi syarat untuk monetisasi

1.) Konten yang murni hasil buatan sendiri, bukan hasil reuploder dan mencuri konten milik orang lain.

2.) Konten dengan berisi latar musik bebas royalti namun tetap harus dibuktikan hak penggunaan komersialnya dengan menyertakan link langsung ke persyaratannya.

Contoh konten yang TIDAK memenuhi syarat untuk monetisasi

1.) Video yang berisi musik yang dibeli dari iTunes atau konten yang direkam dari televisi.

2.) Konten video hasil edit kompilasi konten yang dibuat oleh orang lain.

3.) Konten video yang  mengandung unsur kekerasan dan/atau tidak pantas.

4.) Video reuploder dan konten curian.

Nah, setelah kalian memahami tentang berbagai macam persyaratan diatas, saya harap kalian tidak menjadikan ini sebagai beban.

Mengapa demikian?

sebenarnya kebijakan diatas dibuat untuk kebaikan kalian sendiri, karena dengan begitu kalian akan berlomba-lomba untuk selalu menyajikan konten positif yang bernilai daripada hanya sekedar konten-konten negatif yang sama sekali tidak menarik untuk ditonton.

Dan jika kalian sudah mahir dalam membuat konten positif, yakinlah bahwa subscriber akan datang dengan sendirinya tanpa perlu kita suruh.

Jika kalian perlu bukti lihat saja channel-channel youtube terkenal sekarang ini mulai dari youtuber luar negeri seperti misalnya Pewdipie dengan beragam konten gamingnya yang menghibur ataupun Boyce Avenue dengan cover lagu-lagu terpopuler di dunia, dan youtuber lokal seperti misalnya Raditya Dika dengan jumlah subcriber yang masih belum terkalahkan di Indonesia hingga saat ini.

Mereka semua juga awalnya pasti memiliki subcriber yang masih dapat dihitung dengan jari, namun apa yang membuat mereka dapat menggaet subscriber sebanyak itu?

Jawabannya mudah saja, mereka terus menyajikan konten-konten yang memang bermanfaat dan disukai oleh para subscribernya, dan mereka juga selalu memperhatikan etika-etika dalam membuat kontennya agar tidak menyimpang dengan kebijakan-kebijakan yang telah dibuat oleh google, selain itu yang paling penting adalah mereka tetap konsisten dalam menyajikan konten-konten videonya dan tidak malas-malasan seperti kebanyakan youtuber pemula yang sudah malas bikin konten padahal umur channel masih sangat-sangat muda.

Solusi Bagi Para Youtuber Pemula

Namun, bagi kalian yang baru terjun di dunia youtube tidak perlu khawatir, silahkan ikuti tips di bawah ini dan implementasikanlah sebaik mungkin agar kalian tidak salah kaprah saat mulai untuk memutuskan membuat channel youtube yang dapat menghasilkan uang.

1.) Mulailah dengan membuat channel youtube satu niche, dan fokuskan disitu terlebih dahulu.

2.) Ingat! untuk selalu menjaga kenyamanan pengunjung dengan memperhatikan kerapihan editing serta kualitas gambar serta suara pada video.

3.) Patuhilah semua kebijakan-kebijakan yang telah dibuat dan disampaikan oleh google, dan jangan pernah sekali pun berniat untuk melanggarnya!

4.) Banyak-banyaklah belajar tentang design grafis, video editing, maupun tentang dunia monetisasi channel youtube, karena hal ini yang dapat membantu kalian untuk terus termotivasi dalam mengelola channel youtube yang kalian miliki.

5.) Selalu konsisten dan jauhkan diri kalian dari rasa malas dalam membuat konten, jika perlu buatlah jadwal khusus untuk membantu kalian dalam manajemen waktu agar lebih teratur.

Nah, setidaknya kelima hal diatas merupakan beberapa tips dasar yang dapat kalian coba terapkan dalam aktivitas youtube kalian.

Jika channel kalian telah mulai besar, maka selanjutnya kalian bebas menentukan sendiri strategi apa yang akan kalian terapkan selanjutnya bagi berlangsungnya channel youtube yang sedang kalian kelola.

Sekian artikel yang dapat saya tulis pada kesempatan kali ini tentang Syarat Terbaru Monetisasi Channel Youtube, mudah-mudahan dapat bermanfaat dan semoga berhasil.

Share This Article :
Andhika Pandanu

Hello, I am an online and real world science seeker, and happy to share it.

Follow my social media account
ig : @dhika_dn 

TAMBAHKAN KOMENTAR