TAGARNUANSA

Kenali 7 Kelebihan Dan Kekurangan Bisnis Franchise

Kenali 7 Kelebihan Dan Kekurangan Bisnis Franchise
Rabu, 17 Oktober 2018
Kelebihan Dan Kekurangan Bisnis Franchise
Franchise atau yang dalam bahasa Indonesia memiliki arti waralaba adalah badan usaha yang memberikan hak kepada pihak lain untuk memanfaatkan kekayaan intelektual atau ciri khas usaha yang dimilikinya.

Di Indonesia sendiri, bisnis franchise merupakan bisnis yang paling mendominasi dibandingkan usaha di bidang lainnya saat ini.

Sebelumnya, apakah Anda sudah tahu apa saja yang termasuk dalam usaha bisnis franchise ini?

MCDonnals, KFC, Burger King, dan Pizza Hut termasuk salah satu dari sekian banyak bisnis franchise global yang juga sukses di Indonesia.

Untuk bisnis franchise lokal sendiri yang terbaik sejauh ini antara lain JCO Donuts, Alfamart, dan Es Teler 77, namun selain itu tentu masih ada banyak franchise lokal lainnya yang tak kalah sukses jika dibandingkan dengan tiga nama tersebut.

Nah, bagi Anda yang berjiwa wirausaha dan ingin mencoba untuk terjun dalam usaha bidang kuliner, ada baiknya jika Anda mencoba bisnis franchise ini.

Namun, sebelumnya Anda juga perlu tahu dulu apa saja Kelebihan dan Kekurangan dari bisnis franchise yang sangat digemari oleh masyarakat ini.

Kelebihan Dan Kekurangan Bisnis Franchise.

Baca Juga : 9 Situs Paling Produktif Bagi Kamu Yang Sering Menghabiskan Waktu Di Internet

Kelebihan

1. Manajemen bisnis yang sudah bagus

Yang pertama adalah manajemen bisnis yang bagus, logika saja mana mungkin bisnis mereka akan sesukses sekarang jika manajemennya masih kacau dan belum bagus sama sekali.

Pemiki merk tentunya sudah memiliki manajemen, pemasaran, dan lingkungan kerja yang proffesional untuk menuntun para partnernya demi keberlangsungan usaha yang sedang mereka tekuni.

2. Dukungan dan keamanan terjamin

Saat pertama kali Anda memutuskan untuk bergabung di bisnis waralaba, maka Anda tidak perlu khawatir lagi mengenai dukungan dan keamanan dari bisnis yang Anda jalankan.

Pemilik merk biasanya akan memberikan falisitas penuh bagi pembeli waralaba baik dalam hal teknis, non teknis, maupun dalam hal keamanan.

3. Kemungkinan gagal sedikit

Hal ini jelas karena partner bisnis kita tentunya sudah proffesional dalam membangun usahanya, sehingga akan sangat kecil kemungkinan kita akan gagal dalam usaha ini.

Dan itulah salah alasan mengapa banyak orang menggemari usaha ini, karena kemungkinan gagalnya relatif lebih kecil dibandingkan membangun usaha sendiri dari awal.

4. Brand yang sudah dikenal luas

Dalam usaha apapun branding merupakan salah satu hal vital dan sangat berpengaruh bagi kesuksesan bisnis yang kita jalankan.

Begitu pun dengan bisnis waralaba, karena brand yang sudah dikenal oleh masyarakat maka kita sudah tidak kesulitan lagi dalam hal pemasaran, selain itu bisnis waralaba umumnya memiliki konsumen yang loyal.

Kekurangan

5. Serba terbatas


Serba terbatas disini mencakup banyak hal, mulai dari terbatasnya kreatifitas kita, hingga terbatasnya flexibilitas yang kita miliki.

Karena jika kita sudah terjun di bisnis ini maka kita sudah tidak boleh memberikan inovasi-inovasi baru bagi usaha yang sudah kita pegang, hal itu dikarenakan bisnis ini sudah memiliki manajemen, pemasaran, dan lingkungan kerjanya sendiri, sehingga sudah tidak dapat lagi diotak-atik seenaknya.

6. Tidak cocok untuk usaha jangka panjang

Bisnis franchise memang cukup menggiurkan, terutama bagi mereka yang sedang mencoba untuk terjun dalam usaha bidang kuliner, selain untuk mencari pengalaman, penghasilan dari bisnis franchise juga cukup besar.

Namun, seiring berjalannya waktu Anda akan menyadari bahwa membangun usaha sendiri akan jauh lebih menguntungkan, hal ini dikarenakan penghasilanmu akan selalu dipotong oleh pemilik waralaba, dengan kisaran yang telah disepakati, istilah mudahnya adalah membayar royalti.

Memang inilah yang lucu dari bisnis waralaba, karena kita yang berusaha namun orang lain ikut menikmati hasilnya.

Bisa di bayangkan jika kita membangun usaha sendiri tentu hasilnya hanya akan dinikmati oleh kita sendiri, namun itu kembali lagi ke minat masing-masing orang.

Namun, sangat disarankan untuk tidak menjadikan bisnis ini untuk jangka panjang, jika ingin membangun usaha kuliner jangka panjang, akan jauh lebih baik jika membangun usaha sendiri.

7. Sistem kontrak

Karena adanya sistem kontrak, maka sangat dianjurkan bagi Anda yang berminat untuk terjun dalam bisnis ini untuk bersungguh-sungguh, karena selama masa kontrak berlangsung Anda harus fokus pada satu usaha ini hingga waktu kontraknya habis.

Jangan gegabah untuk membangun usaha diluar bisnis waralaba yang sedang Anda jalankan, kecuali jika Anda ingin menyiksa diri sendiri.


Nah, itulah ulasan singkat mengenai Kelebihan Dan Kekurangan Bisnis Franchise, semoga bermanfaat dan bisa menjadi pertimbangan bagi Anda yang berminat di bidang usaha ini, atau hanya untuk sekedar menambah wawasan dalam berwirausaha.

Share This Article :
Andhika Pandanu

Hello, I am an online and real world science seeker, and happy to share it.

Follow my social media account
ig : @dhika_dn 

TAMBAHKAN KOMENTAR