TAGARNUANSA

Bahaya Tautan Kuota Gratis, Jangan Sembarangan Klik!

Bahaya Tautan Kuota Gratis, Jangan Sembarangan Klik!
Jumat, 25 Januari 2019
Bahaya Tautan Kuota Gratis
Salah satu atau bahkan sebagian besar dari Anda mungkin pernah menerima pesan WhatsApp yang isinya adalah sebuah pesan menarik sekaligus membuat penasaran, terutama bagi orang yang khususnya awam dalam dunia digital dan berbagai macam tipu muslihatnya.

Hal ini seringkali terjadi, dimana terdapat sebuah pesan yang beredar dan heboh di kalangan para pengguna aplikasi instan messaging WhatsApp. Contoh pesannya seperti berikut ini.

Bahaya Tautan Kuota Gratis

Pesan tersebut merupakan sebuah tautan yang menawarkan bagi-bagi pulsa dan kuota gratis yang tersebar di banyak nomor WhatsApp, dan biasanya saat tautan tersebut diklik/dibuka, pengguna internet harus menjawab beberapa pertanyaan ala-ala kuis, untuk mendapatkan hadiah yang ditawarkan. 

Saya hanya ingin sekedar mengingatkan bahwa itu adalah SCAM! tidak ada satu orang pun yang pernah mendapatkan hadiah itu, dan jika Anda mendapatkan pesan ini lagi jangan pernah dibuka apalagi mengirimkannya lagi kepada teman-teman Anda, lebih baik langsung hapus pesan tersebut.


Lantas, apa yang membuat pesan ini begitu berbahaya?

Ada 2 poin yang dapat saya sampaikan terkait pesan WhatsApp ini;

1. Yang pertama adalah kasus teringan yang dapat terjadi jika Anda mengklik tautan tersebut.

Anda hanya akan dibawa ke sebuah website yang menyuruh Anda untuk mengundang beberapa teman Anda yang lainnya di WhatsApp untuk dapat mengaktifkan layanan pulsa dan kuota gratis tersebut.

Namun, tahukan Anda bahwa ini hanyalah sebuah trik online marketing yang sebenarnya cukup licik.

Jika Anda mengundang teman-teman Anda seperti yang diminta dan kemudian klik tombol 'Aktivasi'.

Anda kemudian akan dibawa ke halaman kedua yang mengharuskan Anda membuktikan bahwa Anda adalah manusia (bukan bot), dengan menyelesaikan sejumlah survei online. Halaman itu mencakup daftar link ke berbagai survei.

Setelah itu, Anda akan didorong untuk memasukkan data-data valid sebagai persyaratan untuk berpartisipasi dalam survei tersebut.

Lalu apa untungnya bagi Anda? TIDAK ADA!

Lantas siapa yang diuntungkan disini? ya jelas para SCAMMERS.

Menurut informasi, Scammers yang membuat kampanye ini memperoleh komisi melalui skema pemasaran afiliasi setiap kali seseorang mengisi survei atau mengunduh sebuah aplikasi. 

Penipuan ini mirip dengan kampanye sebelumnya yang menyatakan bahwa pengguna WhatsApp bisa segera mengaktifkan fitur voice-calling baru dengan cara mengklik link.

Lagi-lagi, link yang disebar akan membuka situs palsu yang ujung-ujungnya menipu orang dan teman-teman mereka, mengisi survei serta men-download aplikasi berbahaya.

Jika Anda menerima salah satu pesan tersebut, disarankan untuk tidak mengklik link yang ada dalam pesan. Sebarkan informasi kepada teman-teman Anda bahwa pesan itu adalah scam!


2. Ini adalah kemungkinan kedua, yang ini lebih serius ketimbang kasus pertama diatas karena akan membuat smartphone Anda terkena dampak langsung dari aktivitas ini.

Ketika Anda mencoba untuk mengklik tautan tersebut, maka saat itu pula ponsel Anda beresiko terdampak virus berbahaya.

Perlu diketahui, ada sebuah malware yang disebarkan oleh hacker lewat pesan berantai dengan mengatasnamakan organisasi-organisasi tertentu yang sekiranya berpengaruh bagi pengguna.

Jika pengguna membuka tautan yang dikirim bersama pesan tersebut, maka pencurian informasi milik pengguna yang tersimpan di dalam ponsel akan terjadi. Biasanya, malware ini dibuat mirip seperti format Microsoft Excel, Microsoft Word, dan PDF.

Tidak masalah jika ponsel Anda tidak menyimpan data-data penting apapun, namun akan serius jika ponsel Anda menyimpan berbagai macam informasi vital, seperti misalnya yang berkaitan dengan akun bank, data perusahaan, dan lain-lain.


Akhir Kata

Bijaklah dalam menggunakan berbagai layanan media sosial dan instan messaging, yang harus kita sadari adalah tingkat kriminalitas berbanding lurus dengan kemajuan teknologi yang terjadi di dunia.

Artinya, dengan tingkat perkembangan teknologi yang semakin menjadi-jadi bukan berarti kejahatan semakin minim, namun justru membuka berbagai macam celah keamanan karena tidak ada satu pun sistem yang 100% aman dari para hacker-hacker di internet.

Semoga bermanfaat dan jangan lupa share ke teman-teman Anda yang lainnya terkait bahaya pesan WhatsApp ini.

Share This Article :
Andhika Pandanu

Hello, I am an online and real world science seeker, and happy to share it.

Follow my social media account
ig : @dhika_dn 

TAMBAHKAN KOMENTAR