TAGARNUANSA

Menilik Usaha Soft Ice Cream, Lengkap Dengan Analisa SWOT dan Keuangan

Menilik Usaha Soft Ice Cream, Lengkap Dengan Analisa SWOT dan Keuangan
Minggu, 13 Januari 2019
Menilik Usaha Soft Ice Cream, Lengkap Dengan Analisa SWOT dan Keuangan
Memasuki tahun 2019, nampaknya kegiatan UMKM tak akan pernah surut, dan bahkan semakin berkembang dari hari ke hari.

Hal ini sejalan dengan pertumbuhan ekonomi masyarakat kelas menengah ke bawah yang memandang pentingnya menjalankan suatu usaha demi memenuhi hasrat kewirausahaannya.

Berbicara tentang bisnis UMKM, tentu tak akan lepas dari berbagai ide yang terus berkembang di masyarakat, termasuk salah satunya adalah ide membangun bisnis dengan memanfaatkan keadaan iklim di wilayah Indonesia, yakni iklim tropis.

Ide bisnis yang dimaksud disini adalah bisnis Soft Ice Cream yang jika kita perhatikan, bisnis ini memiliki perkembangan yang cukup baik dari tahun ke tahun.

Perlu Anda ketahui bahwa Soft Ice Cream ini bukanlah ice cream biasa yang keras dan monoton, namun ice cream jenis ini adalah ice cream yang memiliki tekstur jauh lebih lembut dan nikmat saat disantap (lebih mirip seperti ice cream di mcd).

Nah, untuk memulai bisnis ini Anda bisa memulainya dengan melakukan analisa-analisa berikut ini.

Baca Juga : Bisnis Minuman Thai Tea, Usaha Kuliner dengan Omset Menggiurkan!

Analisa SWOT

Pertama, yang perlu anda lakukan adalah melakukan analisa SWOT untuk melihat apa saja kelebihan dan resiko yang dapat muncul dari usaha ini, berikut gambaran analisa SWOT bisnis Soft Ice Cream versi saya.
Menilik Usaha Soft Ice Cream, Bisnis Menjanjikan di Wilayah Tropis
Tentu Anda bebas menambah atau bahkan mengurangi sendiri point-point diatas sesuai keperluan Anda sendiri, untuk menentukan apakah bisnis ini worth it di daerah Anda ataukah tidak.

Spesifikasi dan Analisa Lainnya

Soft Ice Cream tergolong produk yang mudah untuk dibuat karena hanya memerlukan 3 bahan baku utama;

  • Soft Mix Ice Cream (bisa di beli di online shop)
  • Bubuk Oreo (Opsional)
  • Varian Topping (Opsional)

Walaupun bahan baku utamanya hanya satu, namun tentu saja kita membutuhkan tambahan lainnya untuk memberikan kesan yang berbeda terhadap produk yang dihasilkan, Anda bebas berkreasi untuk menentukan sendiri bahan campuran yang diinginkan.

Analisa lainnya yakni tentang iklim tropis sesuai dengan judul artikel ini.
Perlu Anda ketahui bahwa, tidak selamanya ice cream memiliki pasar yang buruk saat cuaca hujan, khususnya untuk Soft Ice Cream ini. Soft Ice Cream seperti yang saya bilang di awal tadi memiliki spesifikasi yang berbeda dengan ice cream pada beberapa tahun belakangan yang memiliki tekstur keras dan monoton.

Soft Ice Cream ini tidak hanya memiliki suhu yang dingin, namun tekstur lembut yang dapat memberikan kesan tertentu kepada konsumennya, sehingga mau cuaca panas atau dingin, dan bahkan hujan sekalipun produk ini akan tetap memiliki konsumen yang loyal.

Analisa Keuangan (Biaya, Laba, dan Balik Modal)

Menjalankan suatu usaha tentu harus mempertimbangkan biaya dan modal yang harus dikeluarkan, namun bukan hanya itu saja, Anda pun harus menganalisanya sebaik mungkin, agar pasar dapat tertarget sehingga dapat diketahui dengan jelas berapa lama waktu yang diperlukan untuk balik modal.

Berikut gambaran analisa keuangan bisnis Soft Ice Cream yang saya buat.
Menilik Usaha Soft Ice Cream, Bisnis Menjanjikan di Wilayah Tropis


Menilik Usaha Soft Ice Cream, Bisnis Menjanjikan di Wilayah Tropis


Menilik Usaha Soft Ice Cream, Bisnis Menjanjikan di Wilayah Tropis

Total Biaya Operasional dan Analisa Pendapatan

Total biaya operasional;

Biaya Tetap + Biaya Variabel = Rp. 7,443,211

Pendapatan Perbulan;

Target 100 cup/bulan = 50 cup gelas kecil x Rp. 3,000 = Rp. 150,000
                                      50 cup gelas besar x Rp. 4,000 = Rp. 200,000

Rp. 350,000 x 30 Hari = Rp. 10,500,000

Keuntungan Per Bulan

Laba = Total Pendapatan - Total Biaya Operasional

            Rp. 10,500,000    -   Rp. 7,443,211 = Rp. 3,056, 789

Lama balik modal;

Total Investasi : Keuntungan =

Rp. 9,775,800  : Rp. 3,056,789 = 3 Bulan

Kesimpulan

Dari analisa di atas dapat disimpulkan bahwa bisnis soft ice cream ini sangat menguntungkan, dimana dengan  modal Rp  9,775,800 dan dengan kentungan per bulan Rp 3,056,789 dapat balik modal hanya dalam kurun waktu 3 bulan.

Tentu Anda bebas untuk membuat analisa sendiri sesuai kebutuhan yang diperlukan, analisa diatas hanyalah gambaran apabila Anda ingin mencoba untuk terjun dalam bisnis Soft Ice Cream ini.

Bagaimana, apakah Anda tertarik untuk mencoba usaha ini?

Share This Article :
Andhika Pandanu

Hello, I am an online and real world science seeker, and happy to share it.

Follow my social media account
ig : @dhika_dn 

TAMBAHKAN KOMENTAR