TAGARNUANSA

Tips Memulai Bisnis Investasi Rumah Kontrakan Bagi Pemula

Tips Memulai Bisnis Investasi Rumah Kontrakan Bagi Pemula
Jumat, 25 Januari 2019
tips memulai bisnis kontrakan
Bagi Anda yang senang menginvestasikan uangnya, terutama untuk tujuan bisnis, maka bisnis rumah kontrakan dan kos-kosan adalah pilihan yang tepat bagi Anda.

Jika Anda tertarik berbisnis rumah petak atau kontrakan dan kos-kosan misalnya, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Tidak perlu takut jika modal Anda saat ini masih kecil dan pas-pasan. Karena Anda tetap bisa mencobanya dan terjun dalam bisnis bidang property ini.

Baca Juga : 12 Jenis Peluang Usaha Modal Kecil Bahkan Gratis, Untung Hingga 419%!

Ada Beberapa Cara Yang Perlu diperhatikan Dalam Memulai Bisnis Kos-Kosan dan Kontrakan Bagi Pemula;

1. Menjadi Customer Finder
tips memulai bisnis kontrakan

Dengan menjadi “pihak kedua.” Jika kebetulan Anda tinggal di lingkungan perumahan, di mana banyak rumah-rumah yang di kontrakan, Anda bisa bekerjasama dengan pemilik rumah dan menawarkan diri untuk mencarikan orang yang berminat.

Tidak perlu banyak, Anda bisa meminta beberapa persen dari total nilai kontrakan sebagai fee jika bisa mencari orang.

Jangan hanya di awal, lakukan negosiasi agar Anda tetap dapat fee, setiap tahun atau setiap si pengontrak memperpanjang masa tinggalnya.

Baca Juga : 7 Cara Kreatif Untuk Menghasilkan Uang di Tahun 2019

Atau, Anda bisa menaikkan harga kontrakan tersebut sebagai imbalan atas jasa Anda mencari orang yang mau mengontrak rumah tersebut.

Tentu dengan perjanjian yang jelas bersama pemilik rumah. Jika berhasil mendapatkan orang yang mau mengontrak, pertahankan kerjasama tersebut dengan pemilik rumah dan pengontrak. Misalnya dengan membantu merawat lingkungan sekitar rumah dan lain-lain.

2. Relasi dengan Developer Professional
tips memulai bisnis kontrakan

Selain dengan cara pertama di atas, cara terbaik untuk terjun ke dunia bisnis kontrakan dan kos-kosan adalah dengan bekerja pada developer professional.

Ini adalah investasi yang bukan hanya mendatangkan profit, namun juga memberikan benefit yang cukup banyak bagi Anda berupa pengalaman dan pengetahuan mengenai cara-cara: Membeli tanah, mencari lokasi, bertransaksi, dan mengurus segala sesuatunya di BPN, kantor pajak, membuat sertifikat, hingga hal-hal yang berkaitan dengan notaris/PPAT.


3. Memperhatikan Aspek Lingkungan Baik di Luar Maupun di Dalam Ruang Kontrakan
tips memulai bisnis kontrakan

Berinvestasilah lebih besar dengan membangun rumah yang benar-benar nyaman untuk dihuni.

Salah satu sumber awal malapetaka kegagalan dalam bisnis kontrak rumah adalah, banyak pemilik rumah yang enggan menyisihkan uang untuk merawat rumah yang mereka kontrakan.

Baca Juga : Menilik Usaha Soft Ice Cream, Lengkap dengan Analisa SWOT dan Keuangan

Akibatnya, rumah tersebut sangat tidak menarik dan selalu menjadi alternatif terakhir bagi para pencari kontrakan. Nah, agar rumah yang Anda kontrakan cepat laku, pastikan rumah tersebut selalu memenuhi kriteria-kriteria sebagai berikut:

Bagian luar

-Memiliki akses jalan yang baik dan mudah
-Berada di tempat yang tidak sering banjir. Atau jika sering banjir, pastikan rumah cukup tinggi dan tidak terkena dampak banjir
-Lingkungan yang bersih

Bagian dalam

-Sumber air dan listrik yang lancar
-Punya garasi (minimal garasi motor)
-Dicat dan diperbaharui setiap tahun, atau setiap beberapa tahun sekali tergantung tingkat kerusakan
-Harus punya dapur
-Kondisi kamar mandi dan jamban harus bersih dan terawat

4. Mempertimbangkan Harga Sewa
tips memulai bisnis kontrakan

Sesuaikan juga harga dengan nilai pasar atau lokasi, sesuai dengan hukum ekonomi, semakin banyak permintaan maka nilainya pun akan semakin tinggi.

Jika Anda mendapatkan tanah atau memiliki rumah di tempat-tempat yang paling strategis, seperti yang telah saya sebutkan di atas, maka Anda bisa menentukan harga berdasarkan harga pasar atau berdasarkan jumlah peminat.

Baca Juga : Bisnis Minuman Thai Tea, Usaha Kuliner dengan Omset Menggiurkan

Misalnya, Rumah kontrakan yang berada di kota, harga kontrak per tahunnya: Rp 40 juta, tapi jika rumah tersebut berada di pusat kota dan dekat pabrik, maka harganya bisa dinaikkan menjadi 45-50 juta. Begitu pula sebaliknya,

Jika rumah berada di pusat kota, tapi akses menuju rumah sulit, kendaraan tidak bisa masuk, dan jalan tidak bagus, maka sebaiknya harga kontrakan diturunkan karena alasan dari beberapa kendala tersebut. Sehingga, nilai kontrak terlihat sepadan dengan berbagai kekurangannya

Intinya, gunakanlah kondisi rumah, lokasi, ukuran rumah, dan fasilitas yang ada di dalamnya, sebagai patokan untuk menentukan harga yang layak.

Jangan sampai terasa terlalu mahal sehingga orang enggan meliriknya. Atau juga terlalu murah, sehingga membuat Anda tidak mendapatkan keuntungan yang seharusnya bisa Anda peroleh.

5. Ketersediaan Sarana Umum
tips memulai bisnis kontrakan

Anda harus mengecek ketersediaan sarana-sarana umum yang berada dalam sebuah lingkungan, baik yang sudah berdiri maupun yang masih dalam tahap pengembangan.

Sarana-sarana ini seperti misalnya taman umum, mal, bioskop, atm, transportasi publik, dan lain-lain.

Banyak orang yang lebih senang berada dekat dengan sarana-sarana umum diatas, ketimbang yang jaraknya jauh hingga berkilo-kilo meter.

Kesimpulan

Berinvestasi properti akan memberikan banyak sekali keuntungan dan Anda juga bisa memanfaatkan keuntungan tersebut dalam jangka panjang. Mengapa demikian? 

Ini dikarenakan harga kontrakan akan terus naik seiring berjalannya waktu. Anda juga tidak perlu lelah bekerja karena tiap bulannya ada penghasilan dari biaya sewa kontrakan.

Ini berarti secara otomatis telah masuk ke dalam daftar penghasilan pasif Anda, dan tergantun keputusan Anda apakah akan mengembangkannya lebih jauh atau di alokasikan untuk bisnis lainnya, semuanya tergantung kebijakan Anda.

Share This Article :
Andhika Pandanu

Hello, I am an online and real world science seeker, and happy to share it.

Follow my social media account
ig : @dhika_dn 

TAMBAHKAN KOMENTAR